Apa Yang Harus di Hadapi Saat Kita “TERPURUK” dan “BANYAK COBAAN”

Rabu, 30 Mei 2012


                Pada dasarnya semua orang hidup mengingkan dalam hidupnya dia selalu tentram,damai,bahagia segalanya tercukupi baik lahir maupun batin. Tapi untuk mencapai itu semua ternyata itu tidaklah mudah .Banyak pengorbanan yang harus dijalani dan tidak sedikit aral rintangan yang harus di hadapi. Orang Akan mudah tersenyum dan melangkah tanpa beban di saat dia berada dalam jalur yang “adem ayem” dan yang segalanya menjadi mudah tapi apakah orang akan mudah menebar senyum di saat dia dihadapkan pada situasi yang bagi dirinya sangat sulit dalam arti luas sulit dalam ekonominya , dalam rumah tangganya, dalam mambesarkan anak-anaknya di tambah dengan lingkungan yang tidak mendukung . Lingkungan ini berarti dukungan dari keluarga , istri, suami, tempat kerja atau teman-teman di sekitarnya semua tidak mendukung , bahkan “MAAF”  merka cenderung menyalahkan kita. Padahal jelas-jelas apa yang kita lakukan semua untuk kebutuhan keluarga kita. Kadang kita jadi
merenung sendiri apa sebenarnya yang harus dilakukan . Kenapa kita sudah k\banring tulang bahkan pikiran dan tenaga kita kadang sama-sama maju berjuang untuk bertahan hidup tapi hasilnya kadang membuat kita masih harus berpikr dan bekerja terus menerus.
                Falsafah jawa mengatakan bahwa orang hidup itu memeng untuk berpikir ”URIP” yang artinya “URUN PIKIR”. Lalu apa yang harus kita lakukan di saat kita mendapat ujian hidup yang membuat kita kadang tidak mampu untuk menerima ujian ini.
Ada tips-tips yang harus dilakukan untuk mengatasi semua itu.
  •  YAKIN
    Dalam bahasa jawa kita harus “ELING”.eling pada ALLAH yang menguasai kita, harus yakin bahwa semua ini adalah dating darinya dan atas ijinya pula musibah itu dating dan harus  “eling” juga kembalilah padan NYA apa yang kita harus lakukan untuk selalu memohon petunjuk dan kekuatan dari NYA. Kekuatan yang betul-betul kuat untuk menerima semua cobaan, karna hanya pertolongan dariNYA juga yang bisa menolong, harus betul-betul yakin hanya ALLAH yang bisa menolong.
  •  TENANG
    Berfikirlah kita yang selalu positif dan tenag dalam menghadapi berbagai ujian . Kalau kita tenang  maka jalan keluar akan lebih mudah. Ucapkan dalam hati tenang  tarik nafas buang nafas tenang lakukan itu berulang-ulang, dan jangan biarkan pikiran kita “grusa-grusu” atau panic menguasi pikiran kita belajarlah untuk tenang.
  •  IKLAS
    Begitu mudah kata iklas keluar tapi begitu sulit untuk mewujudkanya. Belajarlah untuk iklas. biar orang marah-marah pada kita, anak-anak kadang bandel, istri, mertua, suami, tetangga kita menggunjing kita biarlah kita tetap teguh pada pendirian kiat “ IKLAS,IKLAS,IKLAS DAN IKLAS” , insyaalloh dengan kita iklas.
  •  Apapun Kejadianya Hadapi
    Dalam bahasa jawa “apa kedadeane adepi bae” artinya baik itu kejadian buruk atau kejadian baik hadapi saja.Berapapun berat ujian yang akan kita hadapi seburuk-buruknya kejadian yang akan menimpa kita terimalah dan tersenyumlah kalau kita mendapat yang baik dan juga tersenyumlah tapi dari hati di saat kita juga menerima kejadian yuang buruk. 
  • Jadikan Alam Sahabat Kita
    Kalau pikiran kita sudah tidak mampu lagi berfikir larilah kea lam. Kita bias melepas lelah kita dengan bersahabat dengan alam.Melihat lembah, gunung,laut, sungai, pohon” yang hijau, langit semua akan membuat penat kita agak teratasi. Apalagi melihat burung-burung berterbangan bebas atau yang lain” ikan di kolam, atau menanam pohon di pot, yang penting jadikan alam sebagai sahabat kita.
  • Bersilaturahmi
    Berkunjunglah pada teman atau saudara kita yang bias mengurangi permasalahan kita. Tapi ini pun harus juga berhati” karena tidak semua hati bias mengerti apa yang sedang kita alami . Untuk itu harus di pertimbangkan lagi dengan matang agar tidak terjadi permasalahan lain yang akan timbul.
  • Lihatlah Orang Lain
    Agar kita lebih merasa nyaman bolehlah kita melihat orang lain yang lebih menderita dari kita atau orang lain yang lebih baik dari kita, agar itu semua sebagai obat hati , dan jadikanlah suriteladan bahwa gar kita lebih semangat lagi dalam menghadapi hidup ini menjadi yang lebih baik.
  •  Jadikan Ladang Amal Kita
    Disaat kita terpuruk janganlah kita malah malas bersedekah tapi justru di saat kita menderita itulah tuhan menguji kita sampai dimana kita akan berjuang buat tuhan kita.apa yang bias kita kasih pada tuhan kita agar tuhan lebih mengasihi kita.
  •  Syukuri Apa Yang Ada
    Bersyukur itu bukan pada saat kita senang saja. Bersyukur kita akan lebih melekat di hati saat kita susah, karena di saat itulah kita sangat dekat dengan tuhan kita. Tapi lebih celaka lagi di saat kita menedrita malah kita semakin jauh dari tuhan kita. Jadi syukuri yang ada itu jauh lebih baik.
  •  Bangga Menjadi Manusia Pilihan
    Apapun yang terjadi anda harus bangga karena anda terpilih sebagai manusia yang di lahirkan ke dunia ini, berarti anda di percaya oleh tuhan anda unruk menerima tugas di dunia ini, banyak yang tidak seberuntung anda yang tidak bias menikmati dunia ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Komentar